Pengusutan kasus dugaan penyelewengan
anggaran dana desa yang melibatkan Kepala Desa Ugi, Kecamatan Sabbangparu
kabupaten wajo yakni Andi Amiruddin,. Namun belakangan ini desakan kasus
tersebut segera dituntaskan makin nyaris disuarakan masyarakat. Andi Amiruddin
diduga menggelapkan alokasi dana desa (ADD) 2009-2014 yang dimana rinciannya
mulai Pada
tahun 2009-2014 Anggaran Dana Desa Ugi Kec. Sabangparu Kab. Wajo sebanyak Rp.1.006.785.000,-
tetapi
menurut keterangan salah satu warga yang melapor bahwa dana pengelolaan
anggaran dana desa dirincikan sebagai berikut 70% untuk dana fisik sedangkan 30%
untuk dana operasional tetapi semua itu tidak dijalankan sebagaimana mestinya,
ketika melihat pengelolaan anggaran dana desa mulai tahun 2009-2014 yang dimana
dana yang diperuntukan untuk Desa Ugi Kec.Sabbangparu Kab.Wajo ini mulai dari
pembangunan Jembatan, pembangunan jalan yang menghubungkan dusun kaung ke dusun
salopokko, pembangunan sanggar tani dusun kaung dan sanggar tani dusun
salopokko dan merenovasi kantor desa yang semuanya tidak maksimal dalam
perbaikan dan pembangunan dari hasil investigasi warga, Tokoh masyarakat yang
melaporkan kasus ini, Usman Pangade meminta pihak penegak hukum dalam hal ini
pihak kepolisian agar secepatnya menangani kasus ini agar dapat memberikan
kepastian hukum.
Aladzani Media Adalah Kumpulan Berita-Berita Dan Iklan Yang Aktual Dan Kontibel Untuk Pemirsa
Saturday, August 20, 2016
Monday, August 24, 2015
SELAMAT JALAN SAHABATKU (SURIALANG BAGE, SH)
umarikmawaru.blogspot.com– senin 24 Asutus 2015.
Perjuangan telah kita lalui bersama mengharumkan
nama Universitas Muslim Indonesia khusunya Fakultas Hukum Umi dikanca Moot
Court Competition 2012 (Peradilan Semu Tingkat Nasional), Keceriaan, ketekunan
dan sikap religiusmu selalu menjadikan kami sebagai sahabatmu terinspirasi olehmu,
waktu telah memisahkan kita dengan sebuah kesedihan pahit yang kami rasakan, Surialang
selamat jalan Sahabatku, sahabat karibku.
Wednesday, July 29, 2015
Tagline NURANI Gagal Maju
MAROS.MAROSPANGKEP.COM – Pasangan Nurhasan – Andi Ilham (Nurani) yang rencananya akan maju sebagai calon Bupati di Maros gagal meraih dukungan 20 Persen perolehan suara yang disyaratkan oleh KPU atau Tujuh kursi di DPRD. Nurhasan secara resmi mengumumkan pembatalan pencalonannya kepada wartawan Selasa (28/7/2015) di kediaman Andi Nadjamuddin, barandasi Maros.
Nurhasan munguraikan jika ia bersama Andi Ilham telah bekerja secara maksimal namun tekanan dari atas tidak bisa dibendung dan akhirnya mengagalkan pasangan dengan tagline NURANI ini maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Maros.
“Kami sudah berusaha maksimal, namun kehendak Tuhan berkata lain, kita sudah bekerja sejak beberapa tahun terakhir termasuk komunikasi kepada semua partai namun tekanan kepada sejumlah ketua-ketua partai semakin kuat beberapa hari terakhir dan itu membuat kami gagal meraih partai pengusung” Ujarnya kepada Wartawan di dampingi Andi ilham dan Mantan Bupati Maros Andi Nadjamuddin.
Friday, May 29, 2015
Polres Diminta Serius Usut Penyelewengan Dana ADD
![]() |
| Sanggar Tani Desa Ugi Kec. Sabbangparu Yang Tak Terurus |
MAKASSAR,UPEKS– Pengusutan kasus dugaan penyelewengan anggaran dana desa yang melibatkan Kepala Desa Ugi, Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo, yakni Andi Amiruddin.
Namun
belakangan ini desakan kasus tersebut segera dituntaskan makin nyaris
disuarakan masyarakat. Andi Amiruddin diduga menggelapkan alokasi dana desa
(ADD) 2009-2014 yang dimana rinciannya mulai Pada tahun 2009-2014 Anggaran Dana
Desa Ugi Kecamatan Sabbangparu sebanyak Rp1.006.785.000,
tetapi
menurut keterangan salah satu warga yang melapor bahwa dana pengelolaan
anggaran dana desa dirincikan sebagai berikut 70 % untuk dana fisik sedangkan
30 % untuk dana operasional tetapi semua itu tidak dijalankan sebagaimana
mestinya.
Thursday, November 20, 2014
Cerita Kami Tentang Bulusaraung
“keindahan dan
pesona Gunung Bulusaraung mengingatkanku
akan kebesaran
Sang Ilahi”
Menitih
jalan yang penuh rintangan demi satu tujuan,kompas arah tujuan menu panah arah
yang menjadikan kami sadar bahwa keindahan ciptaNYA begitu laur biasa
keindahannya yang menjadikan kita kagum dan terpesona dalam nuansa keabadian
cinta dan bersyukur kepada Allah SWT...!!!
Penuh semangat kami melawan rintangan demi rintangan dalam sebuah inspirasi untuk mengatakan bahwa kami anak mahasiswa penuh semangat dalam persatuan keabadian cinta dan kasih sayang, wahai sang pemersatu kami melawan tanjakan dengan nafas tergesa-gesa satu kata kami mampu melawan rintangan Gunung Bulusaraung Kab. Pangkep, hembusan angin, suara detakan sepatu, dan nafas yang penuh keluh kesa yang dialami para pendaki dan teriak-teriakan yang menunjukkan bahwa kami lelah tapi kami tetap semangat.
Penuh semangat kami melawan rintangan demi rintangan dalam sebuah inspirasi untuk mengatakan bahwa kami anak mahasiswa penuh semangat dalam persatuan keabadian cinta dan kasih sayang, wahai sang pemersatu kami melawan tanjakan dengan nafas tergesa-gesa satu kata kami mampu melawan rintangan Gunung Bulusaraung Kab. Pangkep, hembusan angin, suara detakan sepatu, dan nafas yang penuh keluh kesa yang dialami para pendaki dan teriak-teriakan yang menunjukkan bahwa kami lelah tapi kami tetap semangat.
Saturday, November 15, 2014
Curhatku Negeriku, indoku Sayang Indoku Kasian
Aksi Penolakan Kenaikan BBM menjadi taruhan nyawa berdarah polisi dan mahasiswa menjadi bringas. Mahasiswa UNM disisir dan di tangkap di Menara Phinisi inilah bentuk kemarahan para aparat kepolisian sebab salah satu komandannya terkenah anak panah pada saat memimpin aksi tersebut, polisi vs mahasiswa UNM menjadi tontonan dan paling fenomenal dalam di akhir tahun 2014,disamping itu juga polisi tidak lupuk menghantam para jurnalis dan mensapu ratakan akibatnya Persatuan Jurnalis Indonesia meminta Kapolda Sul-Sel Dan Kapolres Kota Makassar segara di cobot dari jabatanya karena kebrutalan polisi dalam melakukan penyisiran mahasiswa UNM Makassar, sangat disayangkan pula fasilitas kampus yakni Menara Phinis UNM tidak lupuk pula menjadi amukan para aparat katanya sebagai pengayom, semakin poluritas aparata kepolisian dan sikap proporsionalnya dan profesional dalam menjalankan tugas yang di embangnya maka rakyat semakin tidak percaya, terus pertanyaannya siapa lagi yang menjadi pengayom masyarakat kali ini. sungguh ironisnya negeri ini dan semakin tertawanya daku melihat indoku semakin terpuruk dan menjadi perpincangan internasional.
Indonesia negara hukum, Katanya tapi para aparatur negara semakin tidak terkendalinya emosionalnya dalam menghadapi mahasiswa yang melakukan penolakan kenaikan BBM ini.menjadi tugas rumah paling besar oleh pemerintah baru kali ini, pertanyaan kemudian siapa lagi yang mesti melihat keamanan bangsa ini siapa lagi yang kita percaya, kemarin ada kasus yang terjadi yakni bentroknya aparat Polisi dan Aparat TNI terus yang mengamankan anda siapa Pak, Masa Mahasiswa yang mengamankan wkwkwk, bukan menghina atau ikut campur tentang hal melainkan sebuah kritikan buat kalian siapa lagi kalo bukan yang kamu ayomi kami hanya kurcaci-kurcai yang tak memiliki kekuasaan dan tak memiliki apapun, tapi inilah indo kita yang terlalu banyak kepentingan didalamnya, mungkin negera ini sudah mau hancur, disamping itu juga aneka ragam dinamika kami melihatnya sebagai masyarakat kecil mulai dari perbutan kursi parlemen, politik siapapun kamu kamu adalah lawanku kata politik bayangkan bersudara saja bisa saling membunuh demi kekuasaan apa lagi orang seperti kami hehehe, curhatan anak desa ini hanya sebagai bentuk realita yang di liat secara subjek dan objeknya yakni dampak yang terjadi kawan...
Cucok ketika ada film yang mengatakan alangkah lucunya negeri ini, berbagai dinamika sosial, dinamika persoalan kasus hukum, korupsi, penculikan, pembunuhan, pemerkosaan, phidofilia, mulai konflik mahasiswa vs polisi, tni vs polisi, mahasiswa vs mahasiswa.. arggghhh ingin rasanya tertawa dan menangis melihatmu indo sungguh ironisnya ini bangsa yang begitu kaya, begitu melumpah ruahnya sumber daya alamnya tetapi apa yang miskin semakin miskin yang kaya semakin kaya ihhsss sakitnya tuh disini kata Cita-Citata, sungguh kasiaan...!!!!
katanya negeri ini kaya, katanya negeri ini negara hukum, katanya bangsa ini memiliki profesor, para ilmuan tapi apa...arggghhh,mereka hanya mencari rezki yang halal kenapa kalian tidak menangkap para koruptor yang telah memiskinkan kalian hehehe inilah sepenggal cerita dari film alangkah indahnya negeri ini, tanah air ini akan kukenang sepanjang hidupku, tidak kira kita melihat tanahku yang kucintai engkau hargai, walaupun banyak negeri yang kujalani tetapi kampungku dan rumah disanalah aku rasa senang, tanah kota kulupakan engkau ku banggakan.
kau sikat tanpa siksa, orang bilang kau salah orang bilang kau dosa namun kau abaikan seolah kau tak dengar tak kenal kata salah tak kenal kata dosa. walau harus terhina dan walau harus tenggelam...
inilah negeriku yang penuh dinamika walau kami di hina kami tetap tersenyum, menyuarakan keluh kesah para rakyat.. Copet Masa Lalu Ngasong Masa Sekarang.... Lebih baik kami ngasong dari pada nyopet dari pada kami kaya dari pada ngerampok. hihihi siip''. "_"
Cucok ketika ada film yang mengatakan alangkah lucunya negeri ini, berbagai dinamika sosial, dinamika persoalan kasus hukum, korupsi, penculikan, pembunuhan, pemerkosaan, phidofilia, mulai konflik mahasiswa vs polisi, tni vs polisi, mahasiswa vs mahasiswa.. arggghhh ingin rasanya tertawa dan menangis melihatmu indo sungguh ironisnya ini bangsa yang begitu kaya, begitu melumpah ruahnya sumber daya alamnya tetapi apa yang miskin semakin miskin yang kaya semakin kaya ihhsss sakitnya tuh disini kata Cita-Citata, sungguh kasiaan...!!!!
katanya negeri ini kaya, katanya negeri ini negara hukum, katanya bangsa ini memiliki profesor, para ilmuan tapi apa...arggghhh,mereka hanya mencari rezki yang halal kenapa kalian tidak menangkap para koruptor yang telah memiskinkan kalian hehehe inilah sepenggal cerita dari film alangkah indahnya negeri ini, tanah air ini akan kukenang sepanjang hidupku, tidak kira kita melihat tanahku yang kucintai engkau hargai, walaupun banyak negeri yang kujalani tetapi kampungku dan rumah disanalah aku rasa senang, tanah kota kulupakan engkau ku banggakan.
kau sikat tanpa siksa, orang bilang kau salah orang bilang kau dosa namun kau abaikan seolah kau tak dengar tak kenal kata salah tak kenal kata dosa. walau harus terhina dan walau harus tenggelam...
inilah negeriku yang penuh dinamika walau kami di hina kami tetap tersenyum, menyuarakan keluh kesah para rakyat.. Copet Masa Lalu Ngasong Masa Sekarang.... Lebih baik kami ngasong dari pada nyopet dari pada kami kaya dari pada ngerampok. hihihi siip''. "_"
Sunday, November 9, 2014
BUGIS WATERPARK ADVENTURE MAKASSAR
Yuuuk,Piknik DiBugis Waterpark
Kota Makassar
Di Kota Makassar biasa juga di kenal, Ujung Pandang atau Kota daeng, inilah kota yang berada di propinsi Sul-Sel yang namanya unik,-unik semua kenapa??? alasan yang pertama menurut salah satu tokoh di Makassar mengatakan kota daeng banyak daeng-daengnya misalnya: tukang becak lebih suka di panggil daeng becak jangan sampai mas-mas di ndonesia akan berubah menjadi para daeng hehe...
Suku Bugis sejak dahulu dikenal melalui peradabannya yang kaya.
Peradaban tersebut terlihat dalam hal upacara adat, kesenian, etika dan
peninggalan peninggalan budaya yang lain. Namun dewasa ini, ada fenomena
yang mengkhawatirkan ditengah masyarakat kita. Tidak hanya suku Bugis
tapi juga hampir disetiap komunitas masyarakat di Indonesia. Bahwasanya
pengaruh globalisasi yang dewasa ini semakin menggurita mengancam
eksistensi budaya Bugis. Tanpa ada upaya pelestarian, tampaknya nilai
nilai luhur suku Bugis hanya akan tinggal cerita dimasa depan.
Inilah yang melatarbelakangi pendirian Wahana Rekreasi BugisWaterParkAdventure. Sebuah wahana rekreasi yang berusaha menggabungkan konsep nilai nilai luhur Bugis dengan konsep modern. Hal ini terlihat pada tiga zona utama di Bugis Water Park yang menggunakan bahasa Bugis yaitu, Alabuang (Pelabuhan), Kampong Rilau (Desa Nelayan) dan Goa Batu Kalibampa (Goa Batu dan Kupu Kupu). Selain itu, sejumlah wahana juga diberi nama Bahasa Bugis seperti Matanre (freefall), Pipa Wae (Aquatube), Mattulili (bodyslide), Mapettang (blackhole), Malippuno (rafting slide), Tappasorong (multislide), Wae Massolo (kolam arus), Kollang Piji’ (whirlpool), Kolllang Ana’ Ana’ (kidspool) dan Kollang To’loppo (main pool). Selain pemberian nama semua tempat dengan Bahasa Bugis, PT. Baruga Asrinusa Development sebagai pengembang juga akan membangun toko merchandise souvenir khas Bugis Water Park.
Inilah yang melatarbelakangi pendirian Wahana Rekreasi BugisWaterParkAdventure. Sebuah wahana rekreasi yang berusaha menggabungkan konsep nilai nilai luhur Bugis dengan konsep modern. Hal ini terlihat pada tiga zona utama di Bugis Water Park yang menggunakan bahasa Bugis yaitu, Alabuang (Pelabuhan), Kampong Rilau (Desa Nelayan) dan Goa Batu Kalibampa (Goa Batu dan Kupu Kupu). Selain itu, sejumlah wahana juga diberi nama Bahasa Bugis seperti Matanre (freefall), Pipa Wae (Aquatube), Mattulili (bodyslide), Mapettang (blackhole), Malippuno (rafting slide), Tappasorong (multislide), Wae Massolo (kolam arus), Kollang Piji’ (whirlpool), Kolllang Ana’ Ana’ (kidspool) dan Kollang To’loppo (main pool). Selain pemberian nama semua tempat dengan Bahasa Bugis, PT. Baruga Asrinusa Development sebagai pengembang juga akan membangun toko merchandise souvenir khas Bugis Water Park.
Bugis Water Park Adventure di proyeksikan bukan hanya menjadi wahana rekreasi lokal tapi juga sebagai salah satu yang terbesar dikawasan Indonesia Timur yang memiliki reputasi dunia. Oleh karena itu sejak awal pembangunannya,PT. Baruga Asrinusa telah menggandeng penyedia alat dan teknologi permainan air kelas dunia, Polin Water Park and Pool System yang berbasis di Turki. Perusahaan ini, menurut Marketing Manager Bugis Water Park Adventure Erni Asaad merupakan pabrik penyedia teknologi water park yang telah menangani proyek serupa disejumlah negara di dunia. Sebagai bukti, Polin telah menangani water park di 7 negara di benua Amerika, 730 proyek di 33 negara Eropa, 150 proyek di 10 negara di Afrika dan 95 proyek di 25 negara di Asia dan Australia.
Kerja sama dengan Polin ini dipastikan menjadikan wahana Bugis
Water Park memiliki sistem peralatan teknologi dan peralatan yang
berstandar internasional. Bahkan untuk memastikan alat dan teknologi
yang dipasang benar benar aman buat pengunjung, PT. Baruga telah
mendatangkan lima orang supervisor langsung dari Polin Turki untuk
mengawasi proses pemasangan alat tersebut. Inilah yang membedakan wahana
rekreasi ini dengan yang ada sebelumnya. Bahwa Bugis Water Park
Adventure benar benar berkelas dunia.
Ada sekitar 10 wahana permainan air dan fasilitas pendukung telah disiapkan untuk mendukung kenyamanan pengunjung Bugis Water ParkAdventure. Secara keseluruhan, wahana permainan ini 90% telah rampung dan sisanya
akan segera rampung sebelum peresemiannya pada tanggal 27 Mei 2012
bertepatan tanggal Hari Ulang Tahun Bukit Baruga yang ke-20. Ke 10 wahana tersebut yakni free fall, aqua tube, body slide, black hole, rafting slide, multi slide, kolam arus, whirl pool, kids pool dan main pool. Semua wahana ini terbagi dalam tiga bagian utama yakni Pelabuhan, Desa Nelayan dan Goa Batu.
Beberapa fasilitas pendukung yang akan melengkapi wahana ini antara lain bar and lounge untuk memesan minuman, kamar ganti yang dilengkapi handuk, aqua duck,
dan ban/pelampung. Khusus untuk ban pengunjung harus menyewanya. Namun
jangan khawatir soal harga, sangat reasonable untuk sebuah tempat
rekreasi di tengah kota. Bahkan bagi pengunjung yang datang secara
rombongan akan mendapatkan diskon khusus.
Selain
sebagai ikon baru rekreasi air di Makassar, Bugis Water Park juga
dipersiapkan sebagai tempat pelaksanaan berbagai acara keluarga (family gathering) maupun sebagai tempat rekreasi dengan sesame rekan bisnis (corporate gathering). Bahkan untuk acara acara kumpul kumpul kalangan pelajar dan mahasiswa pun sangat pas. Intinya, setiap kalangan atau komunitas yang ingin having fun
(bersenang senang), tempat sangat layak direkomedasikan. Bahkan ada
paket spesial dari pengelola untuk setiap mereka yang datang beserta
rombongan. Program promosi ini diharapkan akan meramaikan Bugis Water
Park.
Posting: Muh. Umar Kusuma,SH.
Bugis Waterpark
Makassar Adventure
Tuesday, November 4, 2014
Best songs Of Avril Lavigne All Album In One || Collection Hit of Avril
Inilah musik Avril Lavigne yang membuat hati terasa terinspirasi
Wednesday, September 17, 2014
Skripsi Hukum Administrasi Negara
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Dalam rangka
mewujudkan visi bangsa Indonesia di masa
depan yaitu terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai, demokratis dan sejahtera maka di butuhkan pelaksanaan di berbagai
bidang. Pembagunan yang dapat diartikan sebagai proses memajukan atau memperbaiki suatu keadaan yang terencana dan
berkesinambungan, bukanlah semata–mata merupakan fenomena ekonomi semata, akan tetapi harus diwujudkan
lebih dari sekedar peningkatan
kemakmuran masyarakat secara material dan finansial. Pembagunan harus dipandang sebagai proses multi yang
melibatkan reorganisasi dan reorentasi sistem
ekonomi sosial secara menyeluruh. Disamping upaya-upaya peningkatan pendapatan
ekonomi secara menyeluruh, proklamasi
kemerdekaan republik
Indonesia tanggal 17 Agustus
1945 mengalami gelombang pertentangan politik dan rentetan pergolakan yang terus menerus. Sementara usaha-usaha untuk memperbaiki
perekonomian bangsa dan masyarakat semakin besar, utamanya
masyarakat yang bertempat tinggal di pedesaan atau daerah terpencil. Mengawali proses pemerintahan Orde Baru pada tahun 1969 telah mencoba
membuat konsep terobosan pembangunan
nasional yaitu pola umum pembangunan
nasional jangka panjang dengan melaksanakan
Rencana Pembangunan
Lima Tahun (REPELITA).
Saturday, September 13, 2014
Curhatku Negeriku Part III
Indonesia
merupakan negara dengan jumlah korupsi terbesar di dunia. Korupsi yang dimaksud
adalah menggunakan uang kas negara yang bukan haknya untuk kepentingan pribadi.
Padahal uang kas negara itu digunakan bukan untuk perorangan tapi untuk
kebutuhan negara dalam arti kepentingan bersama. Biasanya kasus korupsi akan
terungkap kalau jumlah uang yang telah dikorupsi sudah mencapai batas milyar. Bukankah
negara kita termasuk negara miskin...? Lalu kenapa anda masih ingin menggerogoti
negara miskin ini? Nggak ada gunanya bukan...?
Jaman
sekarang koruptor banyak dari golongan pejabat. Tak peduli pejabat manapun
pasti pernah menjadi koruptor. Sampai - sampai ketua Mahkamah Konstitusi, Akil
Mochtar pun korupsi hingga triliunan rupiah. Sungguh para koruptor itu tak
punya hati nurani. Seharusnya para koruptor itu langsung dihukum mati saja di
muka umum, jangan hanya ditahan dalam jeruji besi. Kelakuan mereka itu
menyengsarakan penduduk negara ini. Kalau aku jadi presiden nanti, akan ku
terapkan hukum mati untuk para koruptor.

Korbid. Kajian
IKMAWARU SC.FH UMI
Hei
para koruptor ! Kami ingin negeri ini berkembang menjadi negeri yang hebat !
Kalau kau tak dapat membantu kami untuk mengembangkan negeri ini, diamlah...! Dan
jangan mengganggu kami dengan segala macam caramu...! Dasar koruptor, tikus
kantor...!
Maka
dari itu kawan, di pemilu 2014 nanti, pilihlah pemimpin yang baik, yang berani
berkorban demi rakyatnya. Jangan sampai salah memilih, karena itu merupakan
nasib kita 5 hingga 10 tahun ke depan.
Memang
takdir tak dapat dirubah, tapi nasib kita yang tentukan. Satu lagi, jangan
pernah jadi koruptor di negeri sendiri...!!!
Sekian
dariku, Salam Pemersatu
Indonesia merupakan negara dengan jumlah korupsi terbesar di dunia. Korupsi yang dimaksud adalah menggunakan uang kas negara yang bukan haknya untuk kepentingan pribadi. Padahal uang kas negara itu digunakan bukan untuk perorangan tapi untuk kebutuhan negara dalam arti kepentingan bersama. Biasanya kasus korupsi akan terungkap kalau jumlah uang yang telah dikorupsi sudah mencapai batas milyar. Bukankah negara kita termasuk negara miskin...? Lalu kenapa anda masih ingin menggerogoti negara miskin ini? Nggak ada gunanya bukan...?
![]() |
| Korbid. Kajian IKMAWARU SC.FH UMI |
Thursday, August 28, 2014
Cerita Pendek" Rinduku Berpuisi Lagi (Jingga)
Rinduku Berpuisi lagi (Jingga)
Hay jingga,,,,
Apa kabarmu hari ini? tidak terasa sudah 2 musim ini aku lalui tanpa menyapamu, melukismu, bahkan menemanimu, sudah 2 musim ini pula aku menghilang dari mu jingga, bukan karena aku tak mau lagi melukis indahmu, tapi karena aku sedang berfikir, masih bisakah aku melukismu dengan puisiku tanpa adanya rasa ini? rasa ingin selalu bisa menyapamu dan menemanimu....
Jingga,,,bila waktu yang memberi kesempatan kita bertemu, waktu pulalah yang akan menentukan perpisahan itu.
Nanti, bila aku kembali ijinkan aku diam memandangimu, menikmati indahmu, dalam singkatnya waktuku.
Mungkin hanya dengan itu aku bisa menebus semua rinduku padamu,,,
Jingga,,kapan lagi musim ini akan berlalu? Agar aku bisa berdialog lagi denganmu, dengan penghuni langit lainnya,,,
Rasa rindu ini seperti bumi ketika musim kemarau yang merindukan tetesan air hujan dari sang langit.
Rasa dahaga yang hanya bisa terbayarkan dengan aku melukismu kembali.....
Jingga,,,,,
aku selalu menitipkan salamku padamu lewat bintang yang berjajar di langit malam,
Jingga,,,
bila rindu itu datang dan mulai tak bisa ditahan,
aku akan memuntahkannya dalam sajak-sajak puisi untuk mengenang,
pertemuan di kaki gunung senja itu,,,,bersama lagi penghuni langitmu.
Penulis: Nita Cristy Sahabat Penaku (Moch Umar Kusuma,SH)
Cerita Pendek 11 : 11 PM
11:11 PM
Denting
jam ditembok, seolah seperti sebuah simphony yang memekakan telinga, dan
mengiris ulu hati. Alunan pilu not-not yang entah dari mana sumbernya, merangkai menjadi alunan dentingan yang
syahdu. Teriris.
Dentingan
yang tidak biasa yang pernah aku dengar. Jam dinding itu selalu berdenting di
putaran-putarannya dan selalu sama. Tapi, tepat pukul 11: 11, dentingannya
sangat lembut, lebih lama, dan selalu berhasil membuat bulu kudukku berdiri
tiap kali aku mendengarnya.Mungkin saja kalau jam dinding itu bisa bicara,dia
ingin sekali mengatakan sesuatu kepada setiap seseorang yang melewatinya,
tapi....jam dinding hanyalah jam dinding, dia benda mati dan tak akan bisa
berkata.......
Jam
dinding itu menempel di dinding diantara rak-rak buku milik omaku, jam dinding
yang selalu menyita perhatianku tiap kali aku berada di ruangan baca itu.
Karena bentuknya yang unik, terkesan klasik, dan usianya melebihi usia anak
sulung omaku- itu lebih dari 45 tahun lalu-serta karena suara dentingan yang
tidak biasa.
Setelah
sekitar 10 jam perjalanan, akhirnya siang itu, aku dan kedua orang tuaku tiba
di kediaman omaku. Semenjak opah meninggal beliau hanya tinggal sendiri di
rumah yang cukup besar itu, dan hanya ditemanin beberapa pembantu dan sopir
yang bekerja paruh waktu.
Kulitnya
yang keriput, rambutnya yang memutih, badannya yang tak lagi tegap ketika
berdiri, selalu menyambut setiap orang yang mampir di rumah itu dengan
hangatnya, menyiapkan semuanya sendiri, detail. Sampai handuk mandi untuk para
tamunya beliau siapkan juga. Mentari
yang bersinar sangat terik di hari itu membuatku enggan untuk berkeliling
jalan-jalan ke kebun bunya milik omaku. Padahal dulu aku suka sekali beramain
di sana ketika aku kecil kata oma, entahlah kapan waktu itu ,bahkan aku tidak
ingat jika aku pernah suka bermain di kebun bunga oma.
Aku
berjalan meninggalkan ruang keluarga dan menuju tempat istirahatku yang sudah
disipakan oleh oma, tapi langkahku terhenti di ruang baca. Keinginanku untuk
bersantai di kamar seolah terkalahkan oleh ketertarikanku untuk berdiam di
ruang baca. Ruang baca itu selalu tertata rapi persis seperti terakhir kali aku
ke tempat ini, setahun lalu. Entah kenapa aku suka sekali berada di ruangan
ini, mungkin karena nyaman, bersih dan pasti banyak buku-buku langka di sini. Jane
Austin, Mary Shelley, Sir Walter Scott, Robert Shouthey, William Blake, dan
William Shakespeare dengan master piecenya “Romeo & Juliet”, telah
menjadi penghuni di ruang baca ini sejak bertahun-tahun lalu.
Semua
koleksi buku-buku yang ada di ruang baca ini adalah milik Opa. Sering kali Opa
menghabiskan waktunya di ruangan ini – kata Oma. Sayangnya, aku belum sempat
bertemu dengan Opa, beliau meninggal tepat 7 hari sebelum aku lahir. Aku hanya
melihat wajah Opa dalam foto keluarga yang dipajang Oma di ruang keluarga. Tapi
kata ayah, aku mirip Opa, bukan wajahnya melainkan cara berpikirnya,
tingkahlakunya, celetukku yang spontan dan sering kali mengingatkan ayah kepada
Opa.
Aku
mulai asik memilih-milih buku untuk aku baca nantinya, tapi ketika tanganku
asik bermain diantara buku-buku, ekor mataku melihat suatu benda tergeletak di
atas meja di pojok ruangan. Itu seperti sebuah photo album. Aku menghentikan
aktifitasku dengan buku-buku di rak lemari dan menghampiri album foto itu. Aku
duduk di kursi goyang kesayangan oma sambil melihat-lihat foto-foto yang ada di
album itu.
Keasyikanku
terhenti ketika aku melihat foto seorang gadis dalam album, gadis yang belum
pernah aku lihat sebelummya. Memakai baju coklat , rambutnya dikepang dua
dengan pita-pita kecil menghiasainya. Hanya saja, dari foto yang aku lihat itu,
gadis itu seperti mengidap Downsyndrom, gadis yang berumur belasan tapi
di dalamnya terdapat jiwa balita. Tapi dia manis.
Berbagai
pertanyaan muncul dibenakku, sebenarnya siapa gadis ini? Mengapa aku tidak
pernah tahu selama ini? Kenapa tidak ada yang menceritakan kepadaku siapa gadis
ini?
Aku
terus mencari tahu sebenarnya siapa gadis album itu. Dan, aku menemukan satu
foto kartu ucapan ulang tahun. “Selamat Ulang Tahun, Merlyn...” -Peluk Cium
Papa Mama- Merlyn ? Siapa Merlyn?
Aku
tertidur di ruang baca Oma sekitar satu jam, ibuku membangunkan aku dan
menyuruhku untuk mandi dan bersiap makan malam bersama. Saat itu
pertanyaan-pertanyaan tentang Merlyn yang sebelum aku tertidur terus saja
bertengger di kepalaku, saat itu juga entah hilang kemana. Seperti ada sesuatu
yang hilang, yang seharusnya aku tanyakan kepada ayah dan omaku, tapi apa?
Selama
di meja makan aku hanya terdiam dan memakan makanan sekenanya saja,sepertinya
cacing dalam perutku kali ini sedang malas untuk mendendangkan keluhan laparnya
kepadaku, tidak seperti biasanya.
“Kinan,
masakan Oma tidak enak? Kenapa kamu tidak semangat begitu makannya? Kamu
sakit?”, pertanyaan Oma yang berentet membuyarkan lamunanku.
“Tidak
Oma, makanannnya enak kok, mungkin Kinan kecapeka aja Oma”, kataku sambil
tersenyum manis kepada Oma.
“Ya
sudah, kamu habiskan makan malammu terus kembali ke kamarmu buat istirahat”Ayah
menambahkan.
“Iya
yah...”
Aku
masih termenung, memikirkan apa yang sebelumnya aku pikirkan, kenapa aku tidak
bisa ingat sama sekali? Rasa penasaranku semakin membesar ketika aku melewati
ruang baca itu lagi. Album fotonya masih tergeletak di tempat yang sama.
Berharap dari album itu aku bisa teringat kembali apa yang sehrusnya aku
tanyakan.
Merlyn.
Satu
nama yang membuat aku penasaran, kali ini aku harus bertanya tentang gadis
itu.Dan, entah kenapa perasaan penasran ini tidak biasa, aku biasanya tidak
seperti ini bila penasaran akan sesuatu, tapi kali ini, beda. Aku tulis nama
itu dalam ponselku sebagai reminder, bila aku nanti lupa lagi setelah tertidur
di ruangan ini. Bener sekali, seketika rasa kantuk melandaku, mataku seakan tak
bisa diajak kompromi, aku melihat jam saat itu tepat pukul 11:11 malam. Kenapa
tiba-tiba malam terasa sangat cepat sekali? Bukankah baru saja aku makan malam
bersama keluargaku.
Tubuhku
serasa lemas, kakiku terasa lemah untuk menopang tubuh ini. Kurebahkan badanku
di sofa ruang baca itu masih dengan memegang album ditangan. Mataku akhirnya
terpejam, aku tertidur lagi.
Gelap.
Aku
berjalan melewati sebuah lorong tanpa cahaya, terlihat satu titik cahaya di
ujung lorong yang membuatku berjalan ke arahnya. Ternyata lorong itu membawaku
kesebuah ruangan. Tapi di mana itu?
Mimpi
yang mengerikan. Aku melihat sebuah pembunuhan dengan mata kepalaku sendiri. Seorang gadis yang dibunuh
dengan kejam dan meninggal di ruangan itu dengan keadaan tragis. Sayangnya
ruangan yang terlalu redup membuatku sulit melihat siapa-siapa saja yang
membunuh gadis itu, Kejadiannya sangat cepat. Tidak banyak yang bisa aku rekam
dalam ingatanku dari mimpi itu, hanya saja, yang paling aku ingat wajah dari
gadis di mimpiku itu. Wajahnya mirip dengan gadis yang pernah aku lihat di
album foto Oma. Sebenernya siapa dia?
Sentuhan
dan panggilan lembut ibu membangunkan ku perlahan. Aku terjaga dari mimpiku.
“Kamu, kenapa tidur di sini, Kinan?”.”Iya bu, aku ngantuk banget tadi bu, jadi
tertidur di sini.”
Aku
melihat arloji yang aku pakai, waktu itu menunjukkan pukul 9.15 malam. Seketika
aku kaget, karena ketika aku masuk ke ruang baca tadi jam sudah menunjukkan
pukul 11.11malam . Aku pikir arlojiku yang rusak. Aku memastikan penglihatanku
dengan melihat jam dinding di ruang baca itu. Astaga, jam tua itu menunjukkan
jam 9.15 malam. Entahlah apa yang terjadi, mungkin mataku saja yang mulai
rusak. Lain kali mungkin aku harus memakai kaca mata.
Malam
itu berlalu dengan hati yang tak karuan. Mimpi yang mengerikan, jam didinding
dan penglihatanku yang mulai tidak bagus.Dan keganjalan-keganjalan lainnya yang
aku alami. Entahlah,,,sebelum aku terlelap lagi dalam tidurku, aku berdo'a
semoga aku masih bisa melihat esok pagi yang cerah.
Mentari
yang hangat lembut menyentuh wajahku, aku terbangun. Senyum manispun aku
berikan kepada sang surya yang masih berkenan datang di pagiku. Aku bergegas
mandi dan menyiapkan diri untuk sarapan pagi bersama Oma, ayah dan ibu. Karena
Oma pasti akan ngamuk kalau aku tidak ikut sarapan pagi.
Benar
saja, Oma yang sedang berada di dapur bersenandung kecil dan sesekali
mengencangkan suaranya untuk sekedar memberi tanda jika sarapan sudah siap. Ibu
yang ikut menyiapkan sarapan pagi senyum-senyum kecil melihat kelakuan Oma yang
seperti orang jatuh cinta. Pagi yang indah.
Kamipun
berkumpul kembali di meja makan yang berukuran cukup besar itu, kira-kira cukup
untuk tujuh orang itu. Hari itu hari kedua aku berada di rumah Oma, rencananya
besoknya kami kembali ke kota karena akan ada acara di kantor ayah yang
mengharuskan aku dan ibu ikut menghadirinya. Tapi ternyata kami harus tetap
berada di rumah Oma.
Pagi
itu juga aku iseng bertanya kepada Oma tentang gadis yang aku lihat di album
foto Oma. Ketika itu kita sedang berkumpul di ruang keluarga. Oma yang tadinya
begitu berseri wajahnya, mendadak berubah seperti ada duka yang tersimpan. Luka
dalam. Dengan pandangan kosong Oma akhirnya menceritakan semuanya.
Merlyn,
gadis bungsu Oma, yang mengidap down syndrom atau yang biasa dikenal dengan
keterbelakangan metal. Menghilang
seperti tertelan bumi di rumah puluhan tahun yang lalu. Ketika kejadian itu Oma
tinggal bersama Paman Josh ,Bibi Lisa, dan Merlyn -anak kedua,ketiga,dan
keempat dari Oma- sedangkan ayahku anak pertama Oma yang harus kerja keras
menjadi tulang punggung keluarga menggantikan Opa yang telah meninggal. Yang
mengharuskan Ayah bekerja di negeri Paman Sam serta melanjutkan study-nya di
sana.
Malam
kejadian itu, Oma sedang menghadiri acara peresmian perusahaan milik kolega Opa
yang mengharuskan Oma tidak turut serta
mengajak Merlyn menghadiri acara
malam itu. Sepanjang acara hati Oma merasa tidak tenang meninggalkan
Merlyn di rumah sendirian di kamarnya meskipun di rumah ada Paman dan Bibi.
Benar saja, sesampainya di rumah Oma tidak menemukan Merlyn di kamarnya ,pun di
tempat lainnya.
Oma
mencari Merlyn keseluruh ruangan rumah
tapi hasilnya nihil. Keesokan harinya Oma memanggil polisi untuk melacak
keberadaan Merlyn. Tapi, pihak polisipun angkat tangan menangani kasus Merlyn
ini. Paman dan bibi yang ketika itu berada di rumah ketika kejadian
diperikas dan polisi tidak banyak
mendapat informasi dari mereka. Merlyn hilang ditelan bumi.
Awalnya
Oma percaya pasti Merlyn ada di sebuah tempat, tapi dimana?
Masalah
ini berlarut-larut tanpa ada penyelesaian. Oma hanya bisa menangis sepanjang
hari menangisi kepergian Merlyn. Masih hidup ataukah sudah meninggal.
Bertahun-tahun berlalu dan masih menyisakan misteri tentang keberadaan Merlyn.
Akhirnya Oma merelekan kepergian Merlyn, dan membuat satu kuburan yang
bertuliskan nama Merlyn pada batu nisan itu.
Bukan
waktu yang sebentar untuk menyembuhkan luka kehilangan kedua orang yang Oma
sayang. Opah dan Merlyn.
Hingga
akhirnya aku lahir ke dunia seperti memberikan warna yang baru untuk hidup Oma.
Paling tidak, Oma bisa sedikit melupakan Merlyn yang malang.
Sejam,
dua jam, dan hampir 5 jam aku duduk berbincang dengan Oma. Tepukan pundak Oma
mengakhiri percakapan kami ketika itu.
Bagitu
banyak pertanyaan berkecamuk di kepala, diamku memikirkan Merlyn yang malang.
Seharusnya cerita ini sudah dikubur dalam-dalam, bersama jasad Merlyn -yang
dianggap ditelan bumi- yang damai. Damai? Aku rasa tidak.
Malam
itu aku kembali bercengkrama dengan buku-buku Opah lagi. Sesuatu yang aku cari
aku harap bisa aku temukan malam itu juga.
Pukul
11 malam, aku masih tetap di sana, di ruang baca itu. Rasa kantuk bukan lagi merasuki
pelupuk mata melainkan hilang entah kemana, biasanya aku jam segini sudah
berada di alam mimpiku. Tapi tidak malam itu.
Aku
masih berada di alam sadarku. Jelas sekali sekelibatan seseorang mulai masuk ke
dalam ruang baca. Siluet wajah seorang perempuan tergambar jelas di dinding
depanku. Takut. Aku harap tidak menghinggapi dadaku ketika itu. Tapi ketakutan
itu malah semakin membesar dan menguasai dadaku.Sesak !
Aku
memejamkan mata. Tak sekalipun aku membuka. Beberapa menit berlalu aku baru
sadar, seharusnya aku menyaksikan semuanya. Bukankah ini yang aku cari?
Mungkin
jawaban dari petanyaan ku terjawab selama.
Kujadikan
ketakutan sebagai kekuatanku ketika itu. Aku takut jantungku akan melemah
setelah berdetak begitu cepat. Melihat kejadian yang tak dilihat orang awam,
mendengar suara yang bahkan tak terdengar. Baru sekali aku mengalaminya.
Suara
tangis, rintihan, ketawa terbahak, cacian-makian. Terdengar jelas, seisi rumah
seharusnya mendengar juga.Tapi tidak, hanya aku saja yang mendengar. Ingin sekali
berteriak melihat siluet kejadian pembunuhan di depanku.
Tapi
aku tidak bisa. Aku pasrah dengan semua yang aku lihat di depanku ketika itu.
Aku harap aku kuat, jantungku tidak melemah atau bahkan tiba-tiba berhenti.
Lagi-lagi aku tidak bisa mengeluarkan suara dari mulutku, apalagi untuk teriak.
Aku bungkam.
Dua
orang dewasa, seperti perempuan dan laki-laki sedang mengancam seorang gadis.
Dibunuh secara sadis, dan akhirnya dikubur dibalik tembok. Anehnya sejak
kapan mereka mempersiapkan branksa besar
dibalik tembok itu. Seperti sudah dipersiapkan, tubuh gadis itu dimasukkan ke
dalam brankas yang berlapis baja tebal.
Pembunuhan
itu seperti sudah dipersiapkan. Brankas besar dibalik tembok itu, seperti
ukurannya udah diukur sesuai dengan ukuran tubuh korban. Tapi yang dibunuh itu
siapa? Mengapa dia dibunuh? Apa motif pembunuhan itu?
Aku
terbangun dengan nafas tersengal,
keringat bercucuran, sekujur tubuhku serasa sakit semua. Dan aku menemukan
diriku sudah berada di kamarku sendiri. Seingatku aku berada di ruang baca
Opah. Lalu siapa yang memindahkanku ke tempat tidur ini? Apa yang terjadi tadi
malam hanyalah mimpi? Tapi itu terlalu nyata untuk sebuah mimpi.
Aku
menceritakan semua yang telah aku alami kepada ayah , ibu dan omaku. Hingga
akhirnya ayah yang tadinya tidak percaya dengan apa yang aku ceritakan, mau
menurutiku untuk membungkar tembok yang berada di balik jam dinding tua di
ruang baca Opah.
Sial
!
Yang
aku takutkan benar terjadi. Jasad Merlyn tersimpan rapi di balik tembok itu.
Seharusnya aku tidak mengungkap misteri ini tapi, sebuah kesalahan besar bila
aku tak juga membuka tabir misteri kematian sang gadis malang. Merlyn.
Omah
shock, ibu memegangi pundak omah dari pertama dibungkarnya tembok itu. Ayah
hanya bisa terduduk lemas melihat pihak otopsi memeriksa jasad saudara
bungsunya yang terbujur kaku. Dan aku,,,hanya bisa diam.
Tubuh
mungil Merlyn dipindahkan dari kotak besi yang dingin ke dalam peti yang memang
seharusnya jasad itu bersemayam. Anehnya, belasan tahun jasad Merlyn dikubur di
balik tembok itu, dan tidak ada yang mencurigainya. Bahkan dari jasad Merlyn
tak tercium bau busuk yang biasa dikeluarkan dari tubuh yang telah mati.
Singkat
peristiwa, pihak otopsi memberikan hasil otopsi dari tubuh Merlyn. Ditemukan
sidik jari dari pihak pembunuh. Tidak memakan waktu yang lama, pihak kepolisian
sudah menetapkan dua tersangka. Yaitu paman
dan bibiku, dua adik dari ayah.
Motif
dibalik pembunuhan itu adalah karena mereka beranggapan Merlyn yang selalu
menyusahkan keluarga karena penyakit yang diderita itu membuat mereka
berpikiran pendek untuk mematikan Merlyn dan menyimpannya di dalam lemari besi
itu. Sadis.
Selain
itu mereka juga merasa malu karena
memiliki saudara yang mengidap downsyndrom. Dengan membunuh Merlynlah
akan menghentikan silsilah keturunan downsyndrom dan tidak ada lagi keturunan
donwsyndrom. Sebenernya downsyndrom itu sendiri dibawa oleh gen keturunan yang
akan ada keturunan lain pula yang mengalami downsyndrom.
Penulis: Nita Cristy Sahabat Penaku (Moch Umar Kusuma,SH)
Sunday, May 18, 2014
Curhatku Negeriku Part II
Seorang Anak Bangsa...
(Muh. Umar Kusuma. SH. Dan Intan Ayuni.SH.)
![]() |
| SANG REVOLUSIONER |
Bercerita kembali tentang negaraku yang sedih itu yang hanya berharap kepada negeri yang lain apakah itu semuanya sebagai bentuk Negara kaya atau negara yang mempunyai sumber daya alam yang sangat kaya ataukah hanya sebagai gurauan untuk masyarakat agar mereka bangga menjadi warga Indonesia ketika saya,mereka atau kita mampu memaknai ada apa sebenarnya yang terjadi dinegeri ini maka kata Charil Anwar (Seorang Penulis Puisi dan Sastrawan ) "Aku Malu Jadi Orang Indonesia" ucappan beliau itulah yang membuat sang pembaca aku larut akan ketidak adilan Negeri ini yang hanya menajdikan masyarakat sebagai budak di Negeri Sendiri, Wahai Sang pemersatu bangsa adakah mau kemanakan bangsa ini apakah hanya dijadikan kambing hitam ataukah sebagai alas untuk menjadi sesuatu yang tidak abadi ataukah hanya guraun belakah yang sama halnya anda selalu berbicara tentang negeri ini tetapi melainkan hanya omongan belakah para politisi....
teringat kembali seorang aktifis yang konsep idealis tetapi tak bermakna.Saturday, May 17, 2014
MAHASISWA DALAM SEJARAH
Sebuah Catatan Yang Menjadikan Kita
Terinspirasi Dari Sebuah Sejarah
MAHASISWA…!!!
( UMAR IKMAWARU_SC FH UMI )
Mahasiswa adalah orang yang belajar di
perguruan tinggi. Menurut Knopfemacher (dalam Suwono, 1978) adalah merupakan
insan-insan calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan perguruan tinggi (
yang makin menyatu dengan masyarakat), dididik dan di harapkan menjadi
calon-calon intelektual.
Dari pendapat di atas, dapat
disimpulkan, mahasiswa diharapkan menjadi calon-calon intelektual setelah
melanjutkan belajar di perguruan. Dengan melihat mahasiswa, masyarakat akan
tahu penerus-penerus bangsa ini seperti apa. Seperti kata Bapak Presiden pertama
Indonesia, “Berikan aku sepuluh pemuda yang mencintai Indonesia, maka akan
kugoncangkan dunia.”
Wednesday, March 19, 2014
EQUALITY BEFORE THE LAW VS IMPUNITY
EQUALITY BEFORE THE LAW VS IMPUNITY:
SUATU DILEMA
MUH.UMAR KUSUMA.,SH
Pernyataan politik
yang dikeluarkan oleh pemerintah baru-baru ini (Kompas, 11 April 2006), yaitu
untuk memaafkan ”dosa masa lampau” dari para mantan pemimpin Indonesia , cukup mengejutkan bagi masyarakat Indonesia . Pro
dan kontra atas suatu pernyataan politik yang dikeluarkan oleh pemerintah
adalah suatu hal yang lumrah di negara ini.
ASAS LEX SPECIALIS DEROGAT LEGE GENERALIS
ASAS LEX SPECIALIS DEROGAT LEGE GENERALIS
Oleh: Muh. Umar Kusuma.,SH
Ketentuan Pasal 63 ayat (2) KUHP mengatur bahwa: Jika suatu perbuatan masuk dalam suatu aturan pidana yang umum, diatur pula dalam aturan pidana yang khusus, maka yang khusus itulah yang diterapkan. Pasal 63 ayat (2) KUHP ini menegaskan keberlakuan (validitas) aturan pidana yang khusus ketika mendapati suatu perbuatan yang masuk baik kedalam aturan pidana yang umum dan aturan pidana yang khusus. Dalam ketentuan Pasal 63 ayat (2) KUHP terkandung asas Lex specialis derogat legi generalis yang merupakan suatu asas hukum yang mengandung makna bahwa aturan yang bersifat khusus (specialis) mengesampingkan aturan yang bersifat umum (general). Berdasarkan asas Lex specialis derogat legi generalis, aturan yang bersifat umum itu tidak lagi memiliki “validity” sebagai hukum ketika telah ada aturan yang bersifat khusus, aturan yang khusus tersebut sebagai hukum yang valid, yang mempunyai kekuatan mengikat untuk diterapkan terhadap peristiwa-peristiwa konkrit.
Subscribe to:
Posts (Atom)






.png)






.jpg)
.jpg)